Jumat, 08 Januari 2010

tarekat qadiriyah wa naqsabandiyah


THARIQAH QADIRIYAH WA NAQSABANDIYAH

Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah adalah perpaduan dari dua buah tarekat besar, yaitu Thariqah Qadiriyah dan Thariqah Naqsabandiyah. Pendiri tarekat baru ini adalah seorang Sufi Syaikh besar Masjid Al-Haram di Makkah al-Mukarramah bernama Syaikh Ahmad Khatib Ibn Abd.Ghaffar al-Sambasi al-Jawi (w.1878 M.). Beliau adalah seorang ulama besar dari Indonesia yang tinggal sampai akhir hayatnya di Makkah. Syaikh Ahmad Khatib adalah mursyid Thariqah Qadiriyah, di samping juga mursyid dalam Thariqah Naqsabandiyah. Tetapi ia hanya menyebutkan silsilah tarekatnya dari sanad Thariqah Qadiriyah saja. Sampai sekarang belum diketemukan secara pasti dari sanad mana beliau menerima bai'at Thariqah Naqsabandiyah.

Sebagai seorang mursyid yang kamil mukammil Syaikh Ahmad Khatib sebenarnya memiliki otoritas untuk membuat modifikasi tersendiri bagi tarekat yang dipimpinnya. Karena dalam tradisi Thariqah Qadiriyah memang ada kebebasan untuk itu bagi yang telah mempunyai derajat mursyid. Karena pada masanya telah jelas ada pusat penyebaran Thariqah Naqsabandiyah di kota suci Makkah maupun di Madinah, maka sangat dimungkinkan ia mendapat bai'at dari tarekat tersebut. Kemudian menggabungkan inti ajaran kedua tarekat tersebut, yaitu Thariqah Qadiriyah dan Thariqah Naqsabandiyah dan mengajarkannya kepada murid-muridnya, khususnya yang berasal dari Indonesia.

Penggabungan inti ajaran kedua tarekat tersebut karena pertimbangan logis dan strategis, bahwa kedua tarekat tersebut memiliki inti ajaran yang saling melengakapi, terutama jenis dzikir dan metodenya. Di samping keduanya memiliki kecenderungan yang sama, yaitu sama-sama menekankan pentingnya syari'at dan menentang faham Wihdatul Wujud. Thariqah Qadiriyah mengajarkan Dzikir Jahr Nafi Itsbat, sedangkan Thariqah Naqsabandiyah mengajarkan Dzikir Sirri Ism Dzat. Dengan penggabungan kedua jenis tersebut diharapkan para muridnya akan mencapai derajat kesufian yang lebih tinggi, dengan cara yang lebih mudah atau lebih efektif dan efisien. Dalam kitab Fath al-'Arifin, dinyatakan tarekat ini tidak hanya merupakan penggabungan dari dua tarekat tersebut. Tetapi merupakan penggabungan dan modifikasi berdasarkan ajaran lima tarekat, yaitu Tarekat Qadiriyah, Tarekat Anfasiyah, Junaidiyah, dan Tarekat Muwafaqah (Samaniyah). Karena yang diutamakan adalah ajaran Tarekat Qadiriyah dan Tarekat Naqsyabandiyah, maka tarekat tersebut diberi nama Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah. Disinyalir tarekat ini tidak berkembang di kawasan lain (selain kawasan Asia Tenggara).

Penamaan tarekat ini tidak terlepas dari sikap tawadlu' dan ta'dhim Syaikh Ahmad Khathib al-Sambasi terhadap pendiri kedua tarekat tersebut. Beliau tidak menisbatkan nama tarekat itu kepada namanya. Padahal kalau melihat modifikasi ajaran yang ada dan tatacara ritual tarekat itu, sebenarnya layak kalau ia disebut dengan nama Tarekat Khathibiyah atau Sambasiyah, karena memang tarekat ini adalah hasil ijtihadnya.

Sebagai suatu mazhab dalam tasawuf, Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah memiliki ajaran yang diyakini kebenarannya, terutama dalam hal-hal kesufian. Beberapa ajaran yang merupakan pandangan para pengikut tarekat ini bertalian dengan masalah tarekat atau metode untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Metode tersebut diyakini paling efektif dan efisien. Karena ajaran dalam tarekat ini semuanya didasarkan pada Al-Qur'an, Al-Hadits, dan perkataan para 'ulama arifin dari kalangan Salafus shalihin.

Setidaknya ada empat ajaran pokok dalam tarekat ini, yaitu : tentang kesempurnaan suluk, tentang adab (etika), tentang dzikir, dan tentang murakabah. http://www.suryalaya.org/tqn1.html

Penyebaran ajaran Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah di daerah Sambas Kalimantan Barat (asal Syaikh Ahmad Khatib) dilakukan oleh dua orang wakilnya yaitu Syaikh Nuruddin dari Philipina dan Syaikh Muhammad Sa'ad putra asli Sambas. Baik di Sambas sendiri, maupun di daerah-daerah lain di luar pulau Jawa, Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah tidak dapat berkembang dengan baik. Keberadaan tarekat ini di luar pulau Jawa, termasuk di beberapa negara tetangga berasal dari kemursyidan yang ada di pulau Jawa. Penyebab ketidakberhasilan penyebaran tarekat ini di luar pulau Jawa adalah karena tidak adanya dukungan sebuah lembaga permanen seperti pesantren.

Setelah Syaikh Ahmad Khatib wafat (1878), pengembangan Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah dilakukan oleh salah seorang wakilnya yaitu Syaikh Tolhah bin Talabudin bertempat di kampung Trusmi Desa Kalisapu Cirebon. Selanjutnya Beliau disebut Guru Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah untuk daerah Cirebon dan sekitarnya. Salah seorang muridnya yang bernama Abdullah Mubarok bin Nur Muhammad yang kemudian dikenal sebagai Pendiri Pondok Pesantren Suryalaya. Setelah berguru sekian lama, maka dalam usia 72 tahun ,beliau mendapat khirqah (pengangkatan secara resmi sebagai guru dan pengamal ) Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah dari gurunya Mama Guru Agung Syakh Tolhah Bin Talabudin ( dalam silsilah urutan ke 35 ). Selanjutnya Pondok Pesantren suryalaya menjadi tempat bertanya tentang Thoreqat Qodiriyah Naqsabandiyah.

Dengan demikian , Syaikh Abdullah Mubarok bin Nur Muhammad ra. dalam silsilah Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah berada pada urutan ke 36 setelah Syaikh Tholhah bin Talabudin ra.
Syaikh Abdullah Mubarak bin Nur Muhammad di kalangan para ikhwan (murid-muridnya) lebih dikenal dengan panggilan "Abah Sepuh".karena usia beliau memang sudah tua atau sepuh, saat itu usianya sekitar 116 tahun. Di antara murid-murid beliau ada yang paling menonjol dan memenuhi syarat untuk melanjutkan kepemimpinan beliau. Murid tersebut adalah putranya sendiri yang ke-5 yaitu KH.A. Shohibulwafa Tajul Arifin diangkat sebagai (wakil Talqin) dan sering diberi tugas untuk melaksanakan tugas-tugas keseharian beliau, oleh karena itu para ikhwan tarekat memanggil beliau "Abah Anom " (Kyai Muda) karena usianya sekitar 35 tahun. Sepeninggal Syaikh Abdullah Mubarak bin Nur Muhammad sebagai mursyid Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah yang berpusat di Pondok Pesantren Suryalaya dilanjutkan oleh KH.A. Shohibulwafa Tajul Arifin ( Abah Anom) sampai sekarang, beliau mempunyai wakil talqin yang cukup banyak dan tersebar di 35 wilayah, termasuk Singapura dan Malaysia.

Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah adalah sebuah tarekat yang berdiri pada abad XIX M. oleh seorang sufi besar asal Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa dinamika intelektual umat Islam Indonesia pada saat itu cukup memberikan sumbangan yang berarti bagi sejarah peradaban Islam, khususnya di Indonesia. Kemunculan tarekat ini dalam sejarah sosial intelektual umat Islam Indonesia dapat dikatakan sebagai jawaban atas "keresahan Umat" akan merebaknya ajaran "wihdah al-wujud" yang lebih cenderung memiliki konotasi panteisme dan kurang menghargai Syari'at Islam. Jawaban ini bersifat moderat, karena selain berfaham syari'at sentris juga mengakomodasi kecenderungan mistis dan sufistis masyarakat Islam Indonesia.

Pesatnya perkembangan tarekat ini rupanya tidak terlepas dari corak dan pandangan kemasyarakatan. Contoh kiprah kemasyarakatan termasuk dalam masalah politik yang diperankan oleh mursyid tarekat ini memberikan isyarat bahwa tarekat ini tidak anti duniawi (pasif dan ekslusif). Dengan demikian, kesan bahwa tarekat adalah lambang kejumudan sebuah peradaban tidak dapat dibenarkan.
Salah satu ajaran tarekat ini adalah mendzikirkan kalimat:
Ilahi Anta Maqshuudii Waridloka Mathluubi A’thini Mahabbataka wa Ma’rifataka
Artinya : Ya Tuhanku ! hanya Engkaulah yang ku maksud, dan keridlaan Mulah yang kucari. Berilah aku kemampuan untuk bisa mencintaiMu dan ma’rifat kepadaMu.
Doa tersebut diatas oleh para ikhwan Thoriqah Qadiriyah Naqsayabandiyah wajib dibaca dua kali.
Dalam doa tersebut mengandung tiga bagian :
1. Taqorub terhadap Allah SWT.
Ialah mendekatkan diri kepad Allah dalam jalan ubudiyah yang dalam hal ini dapat dikatakan tak ada sesuatunyapun yang menjadi tirai penghalang antara abid dan ma’bud, antara choliq dan makhluq.
2. Menuju jalan mardhotillah
Ialah menuju jalan yang diridloi Allah SWT. baik dalam ubudiyah maupun di luar ubudiyah, jadi dalam segala gerak-gerik manusia diharuskan mengikuti atau mentaati perintah Tuhan dan menjauhi atau meninggalkan larangan-NYA.
Hasil budi pekerti menjadi baik, akhlak pun baik dan segala hal ikhwalnya menjadi baik pula, baik yang berhubungan dengan Tuhan maupun yang berhubungan dengan sesama manusia atau dengan mahluk Allah dan insya Allah tidak akan lepas dari keridloan Allah SWT.
3. Kemahabbahan dan kema’rifatan terhadap Allah S.W.T
Rasa cinta dan ma’rifat terhadap Allah “Dzat Laisa Kamitslihi Syaiun” yang dalam mahabbah itu mengandung keteguhan jiwa dan kejujuran hati. Kalau telah tumbuh Mahabbah, timbullah berbagai macam hikmah di antaranya membiasakan diri dengan selurus-lurusnya dalam hak dhohir dan bathin, dapat pula mewujudkan “keadilan” yakni dapat menetapkan sesuatu dalam haknya dengan sebenar-benarnya. Pancaran dari mahabbah datang pula belas kasihan ke sesama makhluk diantaranya cinta pada nusa ke segala bangsa beserta agamanya. Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah ini adalah salah satu jalan buat membukakan diri supaya tercapai arah tujuan tersebut.
http://www.suryalaya.org/tqn2.html

Harun Nasution dan Pemikiran-pemikirannya


Profil Harun Nasution

Profesor Harun Nasution, sosok pemikir yang dikenal luas, di dalam maupun luar negeri itu. Dilahirkan di Pematangsiantar, Sumatra Utara, 23 September 1919, sejak kecil Harun dikenal gemar mendalami ilmu. Otaknya tergolong encer. Sementara semangatnya mencari ilmu menjadi spirit utama hidupnya. Bahkan di usianya yang setengah abad, ia belum punya rumah justru karena kecintaannya mendalami ilmu di negeri orang. Besar di Pematangsiantar, guru besar filsafat Islam ini adalah putra keempat Abdul Jabbar Ahmad, ulama, pedagang, hakim sekaligus penghulu di kota itu. Ibunya adalah seorang keturunan ulama Mandailing, Tapanuli Selatan, menguasai bahasa Arab karena pernah bermukim di Makkah.

Karena pengaruh komunis semakin kuat di Indonesia, Harun yang antikomunis memutuskan untuk keluar dari kedutaan. Untuk kedua kalinya, ia ke Mesir untuk melanjutkan studinya. Harun memilih belajar di lembaga Ad-Dirasat al-Islamiyah (1960). Studinya di Mesir, lagi-lagi, tidak dapat diteruskan akibat kekurangan biaya. Ketika itulah ia menerima tawaran dari Prof Rasjidi --orang yang kemudian menjadi partner polemiknya di bidang pembaharuan dan pemikiran Islam-- untuk menerima beasiswa dari Institute of Islamic Studies McGill, Montreal, Kanada. Harun memperoleh gelar Magister dari universitas tersebut dengan judul tesis yang masih dekat dengan sejarah tanah airnya: The Islamic State in Indonesia: The Rise of The Ideology, The Movement for Its Creation and the Theory of the Masjumi. Tiga tahun berikutnya (1968), ia memperoleh gelar Doktor (PhD) dalam bidang studi Islam pada universitas yang sama, dengan disertasi The Place of Reason in 'Abduh's Theology: Its Impact on His Theological System and Views. Setahun kemudian (1969), ia kembali ke Indonesia. Berbagai jabatan pernah ia pegang, baik akademis maupun pemerintahan.

Pada 1965, Harun memperoleh gelar Magister dari universitas tersebut dengan judul tesis yang masih dekat dengan sejarah tanah airnya: The Islamic State in Indonesia: The Rise of The Ideology, The Movement for Its Creation and the Theory of the Masjumi. Tiga tahun berikutnya (1968), ia memperoleh gelar Doktor (PhD) dalam bidang studi Islam pada universitas yang sama, dengan disertasi The Place of Reason in 'Abduh's Theology: Its Impact on His Theological System and Views. Setahun kemudian (1969), ia kembali ke Indonesia. Berbagai jabatan pernah ia pegang, baik akademis maupun pemerintahan.

Pemikiran Harun Nasution

Dari segi pemikiran, gagasan Prof Harun tak lepas dari petualangan panjangnya. Yang paling menonjol tentu saat ia menuntut ilmu di Makkah dan Mesir. Di kedua negeri inilah, ia terkagum dengan pemikiran tokoh dan pembaru Muhammad Abduh, terutama sekali tentang paham Mu'tazilah yang banyak menganjurkan sikap-sikap qadariah. Di kemudian hari, Harun dikenal sebagai intelektual Muslim yang banyak memperhatikan pembaharuan dalam Islam, meliputi pemikiran teologi, filsafat, mistisisme (tasawuf), dan hukum (fikih) saja, hingga masalah segi kehidupan kaum Muslim. Ada dua obsesi Harun yang paling menonjol. Pertama, bagaimana membawa umat Islam Indonesia ke arah rasionalitas. Kedua, terkait dengan yang pertama, bagaimana agar di kalangan umat Islam Indonesia tumbuh pengakuan atas kapasitas manusia qadariah.

Harun sering menyatakan bahwa salah satu sebab kemunduran umat Islam Indonesia adalah akibat dominasi Asy'arisme yang sangat bersifat Jabariah (terlalu menyerah pada takdir). Untuk itu, dalam berbagai tulisannya Harun selalu menghubungkan akal dengan wahyu, dan lebih tajam lagi melihat fungsi akal itu dalam pandangan Alquran yang demikian penting dan bebas. Harun memang sangat tersosialisasi dalam tradisi intelektual dan akademis kosmopolitan (Barat). Tapi, sesungguhnya hampir sepenuhnya dia mewarisi dasar-dasar pemikiran Islam abad pertengahan. Penguasaannya yang mendalam terhadap pemikiran-pemikiran para filsuf Islam, termasuk pengetahuannya yang luas terhadap dunia tasawuf, membuat ia dapat merumuskan konsep yang akurat tentang terapinya untuk membangun masyarakat Muslim Indonesia. Ia selalu mengatakan bahwa kebangkitan umat Islam tidak hanya ditandai dengan emosi keagamaan yang meluap-luap, tapi harus berdasarkan pemikiran yang dalam, menyeluruh, dan filosofis terhadap agama Islam itu sendiri.

Semua itu dia buktikan dengan mewujudkan tiga langkah, yang kerap disebut sebagai ''Gebrakan Harun''. Gebrakan pertama, dia meletakkan pemahaman yang mendasar dan menyeluruh terhadap Islam. Menurutnya, dalam Islam terdapat dua kelompok ajaran. Ajaran pertama bersifat absolut dan mutlak benar, universal, kekal, tidak berubah, dan tidak boleh diubah. Ajaran yang terdapat dalam Alquran dan Hadis mutawatir berada dalam kelompok ini. Kedua, bersifat absolut, namun relatif, tidak universal, tidak kekal, berubah dan boleh diubah. Ajaran yang dihasilkan melalui ijtihad para ulama berada dalam kelompok ini. Dalam ajaran Islam, lanjutnya seperti ditulis dalam Islam Rasional (Mizan), yang maksum atau terpelihara dari kesalahan hanyalah Nabi Muhammad SAW. Karena itu, kebenaran hasil ijtihad para ulama bersifat relatif dan bisa direformasi. Menurutnya, kedinamisan suatu agama justru ditentukan oleh sedikit banyaknya kelompok pertama itu. Semakin sedikit kelompok ajaran pertama, semakin lincahlah agama tersebut menghadapi tantangan zaman dan sebaliknya. Kenyataannya, kata Harun, jumlah pertama sedikit.

Gebrakan kedua dilakukan saat dia menjabat rektor IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 1973 (kini Universitas Islam negeri/UIN). Saat itu, secara revolusioner dia merombak kurikulum IAIN seluruh Indonesia. Pengantar ilmu agama dimasukkan dengan harapan akan mengubah pandangan mahasiswa. Demikian pula filsafat, tasawuf, ilmu kalam, tauhid, sosiologi, dan metodologi riset. Menurut dia, kurikulum IAIN yang selama ini berorientasi fikih harus diubah karena hal itu membuat pikiran mahasiswa jumud. Sedang gebrakan ketiga, bersama menteri agama Harun mengusahakan berdirinya Fakultas Pascasarjana pada 1982. Menurutnya, di Indonesia belum ada organisasi sosial yang berprestasi melakukan pimpinan umat Islam masa depan. Baginya pimpinan harus rasional, mengerti Islam secara komprehensif, tahu tentang ilmu agama, dan menguasai filsafat. Filsafat, ujarnya, sangat penting untuk mengetahui pengertian ilmu secara umum. Pimpinan seperti itulah yang diharapkannya lahir dari Fakultas Pascasarjana. Dampak dari usaha Harun sungguh luar biasa. Ciputat jadi hidup.

Berbagai gagasan Harun yang dikenal amat menjunjung tinggi rasionalitas dan metode ilmiah itu, tak sedikit kalangan menuduhnya sebagai pelopor gerakan mu'tazilah dan salah seorang penyokong sekularisme di Indonesia. Ini jelas terlihat dari karyanya berjudul Islam Ditinjau dari Berbagai Aspeknya. Toh demikian, Harun tetap melaju membumikan Islam. Menurut Nurcholish Madjid, Harun telah memberikan sumbangan nyata bagi bangsa Indonesia dalam hal menumbuhkan ''tradisi intelektual'' yang dirintis di IAIN Jakarta, dan kemudian menghasilkan suatu gejala umum bahwa doktrin bukan sebagai taken for granted, justru di saat doktrin itu sudah mapan. Dia mempertanyakan relevansi doktrin itu kepada sejarah, bagaimana kaitannya dulu dan sebagainya. Inilah yang menghasilkan suatu kemampuan tertentu yang secara teknis disebut learning capacity. Harun, lanjut Cak Nur, telah berhasil menciptakan intellectual capacity sekaligus learning capacity.

Pola pemikiran Harun, dalam pandangan Cak Nur, sangat Abduhis. Etos atau penghargaannya terhadap Muhammad Abduh sangat tinggi. Obsesi Harun kepada Mu'tazilah mempunyai relevansi terhadap dua hal. Pertama, rasionalitas, sebab dampak dari etos kerasionalan itu ialah pembukaan yang mempunyai efek pembebasan. Kedua, pengakuan atas kapasitas manusia qadariah. Kemunduran kaum Muslim, kata Harun, salah satunya lantaran dominasi Asy'ariyah yang Jabbari. Betapapun, Harun telah menanamkan fondasi Islam modern Indonesia. Perjuangan panjangnya itu berakhir pada 18 September 1998, ketika Sang Khaliq memanggilnya untuk selama-lamanya. Kini, meskipun beliau sudah lama wafat, Harun seakan terus 'hidup' melalui gagasan dan pemikirannya.


Harun Nasution tergolong pemikir dan penulis produktif. Sedikitnya telah tujuh buku ia tulis. Yakni, Islam Ditinjau dari Berbagai Aspeknya (bukan saja buku yang sangat laris, tapi itu sengaja dia tulis agar umat Islam bersikap moderat setelah melihat agama Muhammad ini dari berbagai sisinya. Buku lainnya, Filsafat Agama, Filsafat dan Mistisisme dalam Islam, Teologi Islam: Aliran-Aliran, Sejarah, Analisa dan Perbandingan, adalah karya yang sengaja ia buat dalam rangka memperkenalkan filsafat ke khalayak ramai dengan bahasa yang mudah dicerna. Pembaharuan Dalam Islam: Sejarah Pemikiran dan Gerakan/ serta Akal dan Wahyu dalam Islam.


Teologi Rasional Mu’tazilah ala Harun Nasution

Setiap tokoh memiliki ciri khas pemikiran dan latar belakang pemikirannya masing-masing. Bila tidak berlebihan, dapat dikatakan bahwa titik tolak pemikiran Harun Nasution adalah pemikiran Mu’tazilah yang sudah diupamnya. Fauzan Saleh mengatakan bahwa pemikiran Mu’tazilah tersebut diperkenalkan oleh Harun Nasution secara lebih komprehensif.[12] Inti pembaharuan pemikiran Harun Nasution sebenarnya tidak jauh berbeda dengan para pendahulunya yaitu menekankan tentang ijtihad. Akan tetapi Harun Nasution sudah masuk dalam tataran pembahasan yang sudah lebih mendalam tentang teologi. Masalah kalam ini jarang sekali diperbincangkan oleh para pemikir Islam sebelumnya. Seperti yang sudah dipaparkan di atas, sebagian besar pemikir Islam masa itu lebih menitikberatkan kajiannya tentang muamalah. Hal itu terjadi karena suasana zaman yang menarik para pemikir Islam tersebut untuk merespon masalah yang ada. Sedangkan Harun Nasution adalah orang yang lepas dari berbagai kemelut masalah yang ada, walaupun pada masanya bukan berarti tidak ada masalah.
Teologi adalah ilmu yang mempelajari ajaran-ajaran dasar suatu agama. Dalam Islam, teologi disebut sebagai ‘ilm al-kalam. Secara umum, pemikiran Harun tentang teologi rasional maksudnya adalah bahwa kita harus mempergunakan rasio kita dalam menyikapi masalah. Namun bukan berarti menyepelekan wahyu. Karena menurutnya, di dalam Al-Qur’an hanya memuat sebagian kecil ayat ketentuan-ketentuan tentang iman, ibadah, hidup bermasyarakat, serta hal-hal mengenai ilmu pengetahuan dan fenomena natur. Menurutnya, di dalam Al-Qur’an ada dua bentuk kandungan yaitu qath’iy al dalalah dan zhanniy al-dalalah.[13] Qath’iy al dalalah adalah kandungan yang sudah jelas sehingga tidak lagi dibutuhkan interpretasi. Zhanniy al-dalalah adalah kandungan di dalam Al-Qur’an yang masih belum jelas sehingga menimbulkan interpretasi yang berlainan. Disinilah dibutuhkan akal yang dapat berpikir tentang semua hal tersebut. Dalam hal ini, keabsolutaan wahyu sering dipertentangkan dengan kerelatifan akal.

Nasib Mu'tazilah, mazhab teologi paling rasional dalam sejarah klasik Islam, bisa diibaratkan mutiara yang tertutup debu. Berharga, tapi tak banyak ulama yang sudi melihat "kemilau" pemikiran kaum rasionalis yang dipelopori Washil bin Attha' pada abad XIII itu. Bahkan, sebagian dari mereka--atas dasar perbedaan pandangan teologis- -menuduh penganut mazhab tersebut kafir dan sesat.Sikap kurang menyenangkan semacam itu pernah dialami Profesor Harun Nasution,pemikir rasionalis dan penjaja pemikiran Mu'tazilah paling gigih di Indonesia. Memang kaum Mu'tazilah, menurut cendekiawan Fazlur Rahman, guru besar studi Islam di Universitas Chicago, AS, telah membawa rasionalitas demikian jauh dengan menyejajarkan kemampuan akal dengan wahyu dalam menemukan kebenaran agama. Pemikiran Mu'tazilah, dalam konteks waktu itu, dianggap melampaui zamannya.

Beberapa tema pokok mazhab tersebut--seperti rasio disejajarkan dengan wahyu, manusia memiliki otoritas penuh atas perbuatannya, dan takdir Tuhan adalah final dengan diciptakannya sunatullah (hukum alam)-- cukup mempengaruhi cara pandang intelektual muslim hingga kini.

Harun adalah salah satu pemikir yang berhasil membersihkan "debu" mutiara itu. Menurut Harun, teologi Mu'tazilah adalah embrio teologi rasional dan teologi liberal dalam Islam –dua aspek yang menurut pemikir terkemuka dari IAIN ini relevan untuk masyarakat modern. Pemikiran ini berbeda dengan teologi fatalistik ala Asy'ariyah, mazhab teologi varian Jabbariyah, yang selama ini membentuk masyarakat tradisional. Menurut Harun, untuk memodernisasi umat, teologi Asy'ariyah harus diganti dengan teologi Mu'tazilah. Teologi yang fatalistik adalah biang kemunduran masyarakat muslim bagi Harun.

Implikasi dari teologi rasional, seperti diperlihatkan pemikiran- pemikiran Harun, memang tampak moderat, lebih terbuka terhadap peradaban dan kebudayaan lain, dan tak terjebak pada satu mazhab (desakralisasi mazhab). Namun, bedanya dengan rasionalisme dan liberalisme, dua narasi besar yang menjadi landasan peradaban sekuler
Barat, menurut Dr. Komaruddin Hidayat dari Yayasan Paramadina, Jakarta, rasionalisme Islam tak sampai meninggalkan wahyu sebagai instrumen kebenaran.

"Seekstrem-ekstremnya pemikir Islam, wahyu tetap sebagai sumber utama. Hanya, ruang untuk akal diperluas serta penafsirannya lebih kontekstual dan liberal," kata Komaruddin. Itu juga yang terjadi pada Harun, yang mendesakralisasi mazhab-mazhab fikih tapi tak meninggalkan tasawuf. Dalam bahasa Nurcholish Madjid, seperti termuat dalam buku Refleksi Pembaharuan Pemikiran Islam--70 Tahun Harun Nasution, Harun adalah "pembuka" pintu dalam mendekati wahyu secara rasional. "Sebuah langkah dari ribuan langkah yang memang harus ditempuh," kata Nurcholish.

Sabtu, 28 November 2009

ngelantur (tobe continued)


Kata orang dengan menulis kita bisa menghilangkan kepenatan, dan kegelisahan yang kita alami, tapi aku bingung dari mana semua ini harus ku awali??? Mungkin dari bahasan kepura2an?? atan kebahagiaan?? Atau kemunafikan?? Hmm mungkin semuanya ini akan ku mulai dengan bahasan siapa aku??? Yap siapa aku??? Aku hanya seorang yang hidup dalam kepura-puraan dan kemunafikan yang membuat hidupku jauh dari kebahagiaan.. sepertinya ungkapan itu cukup tepat aku tunjukan untuk diriku sendiri. Mungkin bagi beberapa orang aku terlihat sangat mendramatisir keadaan tapi untukku tidak, lalu mengapa semua ini bisa terjadi padaku??? Jika aku tahu jawabnya maka tidak akan aku tanyakan mengapa hal ini bisa terjadi padaku, pada seseorang yang menurut orang lain almost perfect.. ya mestinya aku cukup berbahagia dengan apa yang sudah aku miliki saat ini, keluarga yang bahagia, hidup yang berkecukupan, pendidikan yang tinggi. Lalu apa sebenarnya yang aku cari???? Dalam hidup ini aku hanya menginginkan kebahagiaan, tapi dimana kah aku bisa mendapatkan kebehagiaan yang selama ini aku cari???
Harta???? Aku memang tidak memiliki mobil atau HP keluaran terbaru tapi itu bukan masalah bagiku,sungguh. Meskipun terkadang memang terbesit keinginan untuk memiliki barang mewah tersebut tapi keingiinan itu tidak serta merta membuatku bersedih, aku merasa cukup dengan semua hal yang aku punya saat ini.
Aku ingin mencintai dan di cintai, aku hanya ingin cinta. Ya hanya cinta yang aku mau, look lebay yah??? Jika orang di sekitarku mendengar hal ini mungkin mereka akan tertawa terbahak2.. seorang “aku” tidak memiliki cinta???? Dan ketika orang menertawakan aku, itu adalah saat yang tepat untuk menangis, itu pasti sangat melegakan meskipun tidak akan menyelesaikan masalahku. Hufffthh kok aku jadi sepesimis ini??? Mana aku yang penuh tawa??? Mana aku yang selalu bisa membuat orang lain tersenyum??? Mana???? Mana??? Pasti sekarang aku pengen nangis??? Ya kan??? CENGENG!! MEMALUKAN!!!. Si “aku” was die. Tidak ada lagi the strong gal yang aku kenal, meskipun sungguh aku merindukan sosok itu hadir kembali di dalam diriku, bukan aku membenci aku yang mellankolis ini, tapi aku hanya ingin bisa untuk selalu bisa membuat orang lain tertawa.
Ahhh semua ini makin membuatku bingung. Keinginan yang bertolak belakang dengan prinsif hidup. Prinsif hidup yang mau tak mau harus aku patuhi karena ini menyangkut identitas diri. I Really need someone who care of me.. come on wake up gal…. ini bukan certia dongeng yang penuh dengan kebahagiaan, ini adalah kehidupan, ya kehidupan yang penuh liku. Kehidupan yang tidak pernah menawrkan cinta untukku.
Yang ku tahu cinta tak bersekutu dengan setan, yang bersekutu dengan setan itu nafsu, aku tidak mau nafsu yang ku inginkan cinta. Apakah yang ku inginkan ini benar-benar cinta???? Ataukah ini hanya nafsu semata???? Ya illah entahlah ini keluh kesahku ini yang keberapa yang aku limpahkan padaMu. Ya rabb aku hanya ingin cinta, cinta yang bisa membuatku bahagia, cinta yang hakiki, yang tidak menyakiti, cinta yang selalu membimbingku untuk selalu dekat denganMu.
Aku hanya bisa serharap semoga kehidupan mau mengajari aku untuk lebih arif memaknai takdir, memaknai cinta. Karena sejujurya aku teramat lelah memburu baying-bayang yang tak guna pula kuburu, bahkan hanya akan menambah daftar dosaku yang sudah teramat panjang.........(tobe continued)

Selasa, 24 November 2009

puasa sunnah yang pahalanya luar biasa


assalamu'alaykum...
teman2 sebantar lagi lebaran idul adha menyapa kita... dan sebelum tgl 10 dzulhijjah itu datang kita di sunnahkan untuk berpuasa pada awal bulan dzulhijjah... kita semua pasti sudah tau puasa itu selain berpahala jg memiliki efek positif untuk tubuh kita alias dapat menyehatkan... dan berbahagialah orang2 yang di beri kesempatan untuk melaksanakan puasa2 sunnah itu... karena ternyata pahala puasa sunnah itu pahalanya luarrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr biasa.... dan inilah keterangannya:


Dalam kitab Duratunnashihin halaman 267 (cetakan : Toha Putera) disebutkan
bahwa :
1. 10 hari menjelang akhir bulan Ramadlan, karena pada malam itu dipercaya
oleh banyak dari kalangan ulama mengenai Lailatul Qodar.

2. 10 hari pada awal bulan Muharram, karena pada pada tanggal sepuluhnya
kita disunahkan berpuasa. Menurut Hadit, bahwa barang siapa yang puasa pada
tanggal 10 Muharram (Asy Sura).

3. 10 hari pada awal bulan Dzulhijjah; beberapa kisah dan sejarah penting
yang terjadi pada awal bulan Dzulhijjah :


Pada hari ke-1 dikabulkannya doa nabi Adam as. Barang siapa yang berpuasa pada
tanggal 1, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya.
Pada hari ke-2 dikeluarkannya nabi Yunus as. Dari perut ikan. Barang siapa yang
berpuasa pada tanggal 2, maka ia seperti beribadah kepada Allah selama satu
tahun dan tidak disertai dengan maksiat.
Pada hari ke-3 dikabulkannya doa nabi Zakaria as. Untuk mendapatkan momongan.
Barang siapa yang berpuasa pada tanggal 3, maka doanya akan dikabulkan.
Pada hari ke-4 dilahirkannya nabi Isa as. Barang siapa yang berpuasa pada
tanggal 4, maka akan dihilangkan mara bahaya, kefakiran, dan dikumpulkan dengan
malaikat pencatat amal baik.
Pada hari ke-5 dilahirkannya nabi Musa as. Barang siapa yang berpuasa pada
tanggal 5, maka ia akan dibebaskan dari kemunafikan dan siksa kubur.
Pada hari ke-6 dibukanya para nabi pada kebaikan, barang siapa yang berpuasa
pada tanggal 6 Allah akan melihatnya dengan kasih sayang-Nya.
Pada hari ke-7 ditutupnya pintu Jahanam sampai melewati tanggal 10, barang
siapa yang puasa pada tanggal 7, maka akan ditutup baginya 30 pintu kesusahan
dan dibuka 30 pintu kebaikan.
Pada hari kedelapan (Tarwiah), barang siapa yang berpuasa pada hari ke-8, maka
dia akan diberi pahala yang satupun makhluk dibumi ini tiak ada yang tahu nilai
pahalanya kecuali Allah.
Pada hari ke-9 (Arafah), hari ketika seluruh jamaah haji berkumpul di pada
arafah. Menurut Hadits “Puasa pada hari `Arafah (9 Dzulhijjah) dapat melebur
(dosa-dosa) tahun yang lalu dan yang akan datang” HR. Muslim, No. 1162.

uda bacakan?????????????????? rugi deh kalo ga puasa... makanya ayo teman2... mari kita banyak2 berpuasa di buan dzulhijjah ini... semanagat teman2... mudah2an ada manfaat yang di ambil dari tulisan ini.... selamat berpuasa sunnah .... dan selamat mendapatkan pahala yang luar biasa ^_^

wassalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Senin, 23 November 2009

idul adha

assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh...

senangnya sebentar lagi lebaran idul adha.. itu artinya waktunya nyate sampe puas bentar lg jg dateng hehe buat semuanya met idul adha ya

oh iya mudah2an pada idul adha kali ini saudara ato teman kita, orang ta kita yang sedang melaksanakan ibadah haji menjadi haji yang mabrur. amin...

Jumat, 20 November 2009

TERNYATA DIA



….. ibu-ibu bapak-bapak siapa yang punya anak blang aku, aku yang tengah maluu pada teman-temanku karna Cuma diriku yang tak laku-laku……

Huffffffffffthh lagu band wali ini nyindir aku banget c, pencipta lagu ini pasti mengalami hal yang sama denganku saat ini… Adinda Aulia 25 tahun seorang perempuan berjilbab HRD karyawan di perusahan swasta ternama di bandung, ga jelek2 banget lah, lulus dengan IPK 3,26 di universitas terkemuka di bandung, cantik, berprestasi dan berada. Kadang aku berfkir kurang apa aku di banding c fatma, yulia dan intan?? Tapi kenapa sampai saat ini jodohku juga belum menampakan batang huidungnya??? Ya Allah ini sangat ironis..

Dua tahun yang lalu Amar seorang rekanku di bagian marketing datang k rumahku untuk melamarku, memang c usianya lumayan terpaut jauh denganku 7 tahun. Tapi itu tidak menjadi masalah bagiku, lamaran itu pun aku terima tapi ternyata ibunda amar sudah menetapkan calon istri amar di kampungnya di padang, maka kandaslah mimpiku saat itu, setelah itu datang Erwin si anak pengusaha ternama, handiko si pecinta alam, dodo si anak band, dan dan dan… banyak sekali orang yang melamarku tapi sejauh ini Allah masih belum mempertemukanku dengan belahan jiwa ini, aku yakin Allah akan mempertemukan aku dengan jodohku dengan waktu dan cara yang paling indah menurut-Nya

“ dinda kapan kamu nyusul c marni?” Tanya ibu saat makan malam

“nyusul kemana bu????” aku balik bertanya pada ibu

“menikah nda, ibu baru pulang dari rumah marni dia udah selametan anaknya yang kmaren lahir, ibu juga kan pengen cepet-cepet punya cucu nda, lagi pula ibu juga malu sama tetangga-tetangga yang lain, mereka yang umurnya di bawah ibu aja udah ada yang punya cucu 3 apalagi bu hasan tuh omonganya suka nyakitin banget, suka bikin ibu sedih…” kata ibu

“ni juga dinda sedang berusaha bu, berdo’a jg udah bu, ya memang belum datang aja jodohnya bu” jawab ku sambil tesenyum kecut

“ iya nda yang penting jangan lupa berdo’a sama berusaha, lagi pula ayah pikir kalo di paksa2in jga ga bagus bu, nanti malah kawin cerai kaya artis2 di infotainment yang suka ibu liat itu lho” kata ayah

“iya yah” seruku

“ tapi kan yah ibu ga suka kalo anak kita di omongin ibu-ibu komplek sini, di bilang ini lah itulah bikin kuping ibu panas aja”

“sudah lah bu, ga usah dengerin omongan tetangga. Lagi pula jodohkan sudah ada yang ngatur bu”

Kriiiiiiiiiiiiiiiiiing kriiiiiiiiiiiiiiiiing

Obrolan kami terhenti gara2 ada telp berdering (untung lah seruku dalam hati, aku sudah capek denger ibu nggomongin itu mulu) lalu aku pun beranjak dari meja makan untuk mengangkat telp dan ternyata telp itu datang dari teman SMAku dulu MIRA yang mengundangku untuk menghadiri acar pernikahannya minggu depan… apesssssssssssssssss

“Im single n very happy aha aha…..” di hpku menandakan ada sms di hp ku, temen2 SMAku dlu berencana untuk datang brsma-sama k pernikahanya MIRA wah bisa jd ada acara reuni di resepsinya dinda nih, comment FBku, twitterku, emailku bahsannya pernikahan Mira terus..

Setelan baju warna pink dan kerudung putih ini membuatku kelihatan lebih muda, dan karena mobilku sedang di bengkel aku pun berangkat naik motor maticku dari dago atas menuju sebuah gedung di daerah jalan sukarno hatta untuk mengahdiri acara pernikahan mira, selama dijalan aku asyik memikirkan bagiman keadaan teman SMA2ku yang lain, hmm pasti bakal ngerumpi sama temen lama neh pikirku.

Sesampainya dilokasi…

Ternyata teman2ku sudah berkumpul niken, nisa, dan intan wah semuanya pada datang komplit plus keluarga kecil mreka masing2 niken dan alif jagoannya, nisa juga datang dengan si cantik zakia, dan intan yang baru menikah setahun lalu datang dengan perut mebuncit hehehe (membuat nyaliku menciut saja,)

Setelah saling menyapa dan menanyakan kabar masing2 tiba2 niken bertanya padaku “nda kapan kaya kita?”

“insya allah secepatnya nik”

“secepatnya itu kapan bu??? Tu c intan yang paling kecil diantara kita ja perutnya lagi berisi 5 bulan” sela icha

“wah jadi bingung jawabnya” kataku sambil ketawa

“ayo nda jangan keasyikan kerja, menikah juga ibadahkan???”

“iya nda menyempurnakan setengan iman lho nda, pahalnya besar”

“iya iya” (huffft ini lg ini lg,, ingin aku berteriak sama pnjahat KIDNAP ME!!!!!!!!!!!!!! Bikin speechless aja)

Untuk menghindari pembicaraan ini berlanjut dengan alasan haus akupun meminta izin untuk mengambil minuman. Saat tengah mengantri tiba2 seseorang mendorongku dari belakang membuat aku jatuh kedepan dan menabrak seorang laki2 yang tengah memegang segelas penuh syroup cocopandan dan……… byurrrrrrrrrrrr syroup itu membasahi gaun pinkku

“Ya allahhhhhh” pekik ku

“aduh maaf mbak, maaf banget, saya ga sengaja” seru laki2 tersebut

“gpp” jawabku sambil mengelap2 pakaianku sampai tiba2

“JILBAB ??????” Tanya laki2 tersebut

“hah????? NDUD????” ucapku sambbil terpaku melihat sosok di depanku

Yang ada di depan mataku ini c ndud??? Ga mungkin ah kalo cowok keren yang ada di depan aku tuh c ndud, c Raka yang cupu itu??? kayanya ga mungkin deh, beda banget ya??? masa sih dia raka?? Si anak cupu yang suka nongkrong di perpustakaan?? Si anak yang cupu yang suka jd juara kelas?? Si cupu yang manggil aku c jibab??? Beribu2 pertanyyaan melintas di pikiranku

“Hey aku minta maaf eh kamunya malah bengong lg jilbab” ucapnya mengagetkaku

“ehh iiy ga papa ndud eh raka”

“kamu masih pake jilbab ya nda??? tapi kyanya mulai sekarang aku mesti terbiasa panggil kamu nda deh hehehe”

“apalagi kamu ka, pangling banget, kalo kamu ga panggil aku jilbab aku ga bakalan kenal lamu lho… u changed n surprised me, ksibukan kamu sekarang pa ka???

“sekarang aku ngajar nda”

“ ngajar apa????”

“ngajarin mahasiswa ngomong bhs.ing nda”

“ wow lecture.. its cool”

“biasa aja nda, kamu sekarang sibuk apa nda?”

“nguli aku ka” jawabku sambil ketawa

Pertemuanku dengan raka menyambungkan kembali tali silaturrahmi kami yang sudah terputus, aku pun mulai sering berbincang2 dengan dosen keren itu via telp, mulai dari budaya (yang bikin kita miris tu ulah Malaysia yang dengan sengaja mencaplok budya, seni, dan pulau-pulau kecil di Negara kita INDONESIA tercinta errrghhh bikin geram saja), politik ( masalah pemerintah dan teroris dan tak lupa sengketa pemilu yang berjkepanjangan), social(fatwa haram MUI terhadap pekerjaan mengemis… ini GILA!), buku (kita sepakat kalo buku 5 cm adalah buku yang wajib dibaca siapapun) dan tentu saja kuliner (hehehe badan raka boleh saja sudah tidak gemuk lagi tapi selera makanan dan hobynya makan masih saja tidak berubah, dia masih saja seperti yang dulu).

“ ya allah yang maha pengasih dan maha penyayang di sepertiga malam ini hamba bermunajat kepadamu ya allh, hamba memohon kepda Mu berikanlah apapun yang terbaik bagi hamba menurutMu ya Allah, hamba yakin apa yang tejadi kepada hamba saat ini adalah pertanda bahwa Kau sangat menyayangiku ya Allah, berikan hamba yMu yang lemah ini kekuatan untuk melalui semua ujian dari Mu ya Allah, ya Allah tambatkan lah hati hamba kepada orang yang menambatkan hatinya pada Mu. Amien” dan ku akhiri malam ini dengan sujud panjangku. Dan jam menunjukkan pukul 3.10 WIB saat ku lirik jam dinding dikamarku, tiba2 hpku berdering dan

“assalamu’alaikum nda”

“Wa’alaikumsalam”

“nda……”

“ya ka”

“would u be my wife???”

“HAH???????”

“answer my question nda… would u be mne?? Kamu mungkin bingung nda kenapa secepat ini, bt im not kidding u… I really wanna be ur, sudah sekian lama aku nyimpen perasaan ini buat kanu nda, Adinda cuma kamu orang yang bisa ngehargain aku apa adanya aku, dan bahkan ketika yang lain menghinaku nda, kmau selalu percaya sam aaku nda, dan kamu adalah orang yang paling ngertiin aku nda, dan yang paling penting karena hanya kamu yang aku mau nda. Cuma kamu”

Setelah sesaat kami terdiam dalam hati aku berkata “ya allah secepat ini kah do’a2ku kau kabulkan ya Allah????

“ka, aku hampir menikah 2 tahun yang lalu, bahkan beberapa lelaki datang melamarku, aku tidak mau kejadian2 seperti itu terulang lg kepadaku ka”

“lalu”

“aku mau menjadi pendamping hidupmu, tapi ada syaratnya”

“apa syaratnya nda??”

“aku mau kau menikahiku besok”

“besok??????????”

“ya, dan aku hanya ingin meminta mahar kau membacakan surat al-ikhlash untukku, bagaimana lecture??? Are u ready???”

Raka terdiam diseberang sana, dan aku??? Tentu saja aku sangat cemas menanti jawaban yang akan keluar dari mulut seorang Muhammad raka pratama

“okey adinda… deal for everything, bersiaplah untuk besok nda”

Aku tak bisa berkata apapun, aku hanya bisa mengucap hamdallah dan tanpa terasa air mataku mengalir, alhamdulillah terimaksaih ya Allah . Ternyata dia……

Keyz 1 September 2009

HAPPY ENDING


Hari senin ke light pub

Hari selasa nongkrong bareng honda lovers club

Hari rabu liat konser java rocking land

Hari kamis refreshing di easy diskotik

Hari jum’at modiv mobil di bengkel ruben

Hari sabtu ke target bilyard

Hari minggu tidur…


gue lirik jadwal kegiatan gue minggu depan di blackberry 320 yang baru 2 minggu ini gue beli, jadwal yang sempurna. Untung si Sabrina bawel udah geu putusin batinku, kalo ga??? beuhhh ga ada jadwal tidur buat gue. Nemenin creambath ke salon lah, shopping lah, k dokter hewan meriksa si katty lah, dan bla bla bla bla.. tapi jujur gue ngerasa kesepian juga ga punya cewe hehe, gue bukan tipe cowo yang betah ngejomblo lama2, tampang gue kan oke gini jadi masih banyak lah yang mau ngantri, waiting list hahaha enaknya ntar senin gue pergi sama siapa ya???? Mila??? Ga ah bodynya kurang bohay, hmm Risa??? Kecentilan, Sabrina??? Haram buat gue hukumnya jalan sama mantan pacar (ni hukum gue yang bikin )… nyari mangsa baru ah, gue pun refleks nyalain PC temen terbaik gue, kalo c PC ini cewek pasti udah gue pacarin dia, terus gue ajak kawin dah tu c PC, dan ga bakalan gue cerein dia dah, abisnya dia ngertiin gue banget. Setelah gue koneksiin ke internet gw mulai mengetik sebuah alamat web applikasi chatting yang memiliki banyak member lalu gue pun loggin dengan username Searching_for_a_gal setelah itu gue liat siapa kira2 cewe yang bisa gue ajak jalan, di contact list gue ada beberapa cewe yang usernamenya ijo berati mereka lagi ol, tania_cantik temennya Sabrina yang paling cakep yang juga ngejar2 gue juga online, akhirnya gue mutusin buat ngajak tania aja

Searching_for_a_gal: hi tania

Tania_cantik: hi Sab ex-bf

Searching_for_a_gal: jiah begitu bgt c lu sama gue tania, lg ngapain tania?

Tania_cantik : hehehehe, lg bt

Searching_for_a_gal : bt np?

Tania_cantik : ga ada yang nemenin

Searching_for_a_gal : mw gue tmenin ga?

Tania_cantik : boleh

Searching_for_a_gal : asyik, tp gue Cuma bisa nemenin lu senin ini tania

Tania_cantik : okey, ktemuan dimana neh?

Searching_for_a_gal:Light café and pub aja, gimana tania???

Tania_cantik : okey

Searching_for_a_gal: gue tunggu dsana jam 9 ya

Tania_cantik : okey, yo gue off dlu ya, mau makan neh

Searching_for_a_gal: okey ntar gue telp lu ya tania

Tania_cantik : okey, bye

Tania_cantik has been set off

Yes dapet juga.

SENIN

senin malam pun gue pergi menggunakan honda stream black gue, sebenernya masih ada Honda jazz sama Honda new CRV (I luv honda) yang nangkring di garasi rumah gue, tapi malem ini gue kangen sama Honda stream yang di beli tahun lalu, jarang banget gue pake, setelah gue mengeluarkan stream ini gue pun meluncur di jalanan kota bogor, perlu waktu sekitar 30 menit untuk sampai ke Light pub n caffe yang terletak di pusat kota bogor, tapi gue ga usah ngebut2 toh jam juga baru nunjukin jam 8, gue kan janjian jam 9 mlem sama tania, dengan refleks gue nyalain mp3 di mobil gue, tp lho kok macet??? Duhh bikin bt aja neh mp3 tau gini gue ga pke mobil ini, lalu gue pun mulai mencoba buat mencet tombol2 d mp3, apa yang bikin macet ya?? Jalanan bogor yang sedikit lengang membuat tangan gue makin nafsu mencet2 tombol mp3, konsentrasi mata gue yang tadi ngeliatin jalan juga mulai terpecah gara2 mp3 sampai2 gue ga liat satu sosok pituh yang melintas depan mobil gue, dan…. BRAAAAAAAAAAAAAAAAAK!!!!!!

Mobil gue nabrak!!!! Refleks gue injek rem mobil gue dan turun melihat apa yang sebenernya gue tabrak, dan ternyata yang gue tabrak itu seorang cewek… OH MY GOD mobil gue pun mulai di kerubutin sama orang2 yang emang ada disekitar situ. Gue pun membawa cewe tersebut ke rumah sakit PMI untung tempat lokasi kejadian ga terlalu jauh dari rimah sakit milik pemerintah daerah bogor tersebut.

SELASA

Acara nongkrong bareng2 anak2 club Honda lovers udah gue batalin, Jadwal gue hari ini adalah ke RUMAH SAKIT, gue udah nemuin keluarga cewek yang udah gue tabrak, untung tuh keluarga si korban ga nuntut gue ke pihak berwajib, lagi pula tuh cewek juga ga sampe luka parah, dia Cuma menderita luka ringan di bagian luar tubuhnya dan gak ada luka dalam yang dia derita, syukurlah dia ga pa2. Oh iya nama cewek yang gue tabrak itu Andini Larasati mahasiswa tingkat 2 di Universitas Djuanda, dia tuh punya 1 orang ade laki2 namanya rama, gue serius deh andini tuh cakep banget sumpah cantiiiiiiiiiiiiik bagt, cantik luar biasa deh, matanya mantap, bulet jernih banget, suaranya juga merdu tapi dia tuh pemalu banget masa ngobrol sama gue aja ga pernah mau ngeliat gue, ngeliatnya kemana2 aja. aneh, dan yang lebih aneh lagi udah tau dia cantik badannya juga proporsional ehhh malah di bungkus tuh body jadi ga keliatan deh okehnya. Makanya gue lebih nyaman ngobrol sama adenya si rama, rama itu lebih muda dari gue tapi gak kalah pinter wawasannya luas, diajak ngobrol apa aja nyambung, tapi paling enak di ajak ngobrol tentang masalah agama katanya yang ngajarin dia salah satunya andini (hebat bgt tuh cewek), gue udah tau kalo orang yang ga sholat itu berdosa dan masuk neraka, tapi kok gue males banget shalat ya??? Rama bilang “orang yang masuk waktu shalat itu ibarat orang yang kebakaran, kalo dia ambil wudhu dan shalat berarti itu artinya dia ambil air buat madamin apinya dan manggil pemadam kebakaran, nah kalo orang itu gak shalat berate dia membiarkan dirinya terbakar oleh api, lg pula apa sih susahnya shalat??? Cuma lima menit kok, trus kalo kita masuk syurga kita kan bisa ketemu sama bidadari impian kita A(aa panggilan dari rama buat gue hehe), lebih cantik dari cewek yang paling cantik yang Allah ciptakan di dunia ini A, rama pengen punya bidadri di syurga A”. (pasti bidadarinya kaya andini semua deh, pengeen, ngiler gue dah)

Oh iya rencana gue sama tania kemaren otomatis gatot alis gagal total bin ancur berantakan untung dia ngerti, tapi gue uda janji sama tania buat ganti jadwal ketemu gue sama dia di Easy diskotik kamis besok (dan teryata dia jg suka ksana)

RABU

Hari ini gue datang lagi ke ruang perawatan di kamar Anggrek kelas VIP di rumah sakit dan itu artinya tiket nonton java rocking land gue angus sia sia (tapi gue ga nyesel), kata dokter Andini udah boleh pulang hari ini, tapi dia mesti chek up lagi minggu depan, dan gue menawarkan diri buat nganterin mereka balik (naik CRV gue, honda stream gue uda ga bakalan gue pake lagi!!!) setelah gue lunasin biaya administrasi rumah sakitnya gue pun nganterin mereka pulang.

Di jalan tuh rame banget c rama emang anaknya pinter ngocol ada aja bahan becandaannya, ibu sama bapak dari tadi ketawa mulu, kalo si neng geulis eh andini Cuma senyum2 ja, ga sekalipun gue denger dia ketawa, ehh ternyata rumah mereka ga terlalu jauh dari kampus UNIDA. Perjalanan yang di tempuh sekitar 1 jam itu pun ga kerasa , kok bentar banget ya??? Gue berharap kalo mereka tinggal di bandung biar lama nganternya hahahaha

Rumah mereka tuh asri banget, ga gede tapi nyaman banyakk pohon, banyak bunga2 di halaman rumah mereka, bikin betah aja. Gue sebenrnya pengen lama2 tinggal di rumah itu tapi gue juga ga mau ngerepotin mereka jadi menjelang sore gue pun pamit buat pulang.

Oh iya tadi pas gue di rumah andini tiba2 tania telp ngingetin gue buat acara besok malem. (kok gue ga semangat ya???)

KAMIS

Pagi2 banget rama telp gue minta gue buat datang ke rumahnya sore itu buat ngehadirin acara selametan pulangnya kak dini (panggilan rama buat neng geulis andini hehe), tanpa berfikir panjang gue pun mengiyakan, rama pun seneng gue datang ke bakal datang ke rumahnya dia, sekalian dia minta gue buat bawa majalah2 otomotif yang gue punya buat bahan belajarnya dia karena kebetulan dia juga siswa SMK d jurusan Tekhnik Otomotif.

Jam udah nunjukin jam 10.05. Sebenarnya gue bisa datang nanti sore ke rumah andini tapi kok kaya nya gue udah ga sabar ya???? Kalo gue dateng sekarang malu ga ya??? tapi dari pada gue bengong dirumah mending gue kesana ja siapa tau gue bisa ikut bantu2, (bantu2 apa mau liat andini??? Hayo ngaku), udah ah bawa muka badak aja dan akhirnya gue datang ke rumah neng andini geulis, ibu keherenan liat gue datang jam segitu, ibu kira jam di rumahnya mati hahaha, karena gue udah datang kesana akhirnya gue pun ikut bergabung dengan kesibukan disana, di suruh beli cup buat pudding, beli susu bubuk, beli bunga, wah banyak banget kerjaan gue disana. Jadi ngiri gue coba kalo gue jadi bagian di keluaga ini pasti hepy banget, sumpah ga bakalan nolak gue (haiaah pikiran gue mulai ngelantur neh) Acara selametan pun dimulai jam 4 setelah shalat ahsar, oh iya shalat sejak ketemu keluarga ini shalat gue ga bolong2 suerrr semenjak pembicaraan gue sama rama di rumah sakit gue rajin shalat, gue pengen punya bidadari disyurga, pengen banget, apalagi kalo bidadarinya kaya neng andini geulis hehe

Jam 5 tania telp gue buat ngingetin acara kita ntar malem (oh iya gue kan ada jadwal pergi malem ini sama tania, aduh gimana neh??) gue masih betah ngumpul sama keluarga andini, tapi tania???? Akhirnya gue bilang sama tania kalo gue ga bisa datang malm itu dan tania marah besar, beuh dia maki2 gue, dasar tuh cewek ga sopan gat au malu beda banget sama andini (upz andini lg andini lg)

JUM’AT

jadwal gue hari ini buat modif mobil gue d bengkelnya ruben uda gue cancel. Jadi dari seusai salat subuh (td gue shalat shubuh berjama’ah lho) sampai sekarang jam 10 gue masih sibuk baca buku, yap sebelum kemaren gue pulang dari rumah rama, andini kasih gue buku, ISLAM ITU MUDAH, karya Kiky Zakiah M.Ag, tadinya gue pikir tu buku pasti gak rame , tapi gue salah buku itu bahkan lebih rame dari buku otomotif yang gue punya…. Hmm ternyata islam itu mudah dan ga mahal, shalat tu gratis ga usah bayar, dan shalat juga ga lama, dan yang paling penting selain menjalankan kewajiban shalat itu ternyata menyehatkan (kalo istilahnya di buku yang di kasih andini shalat itu “yoga”nya orang islam). Buku itu juga bahas zakat , puasa, pergi haji dan semuanya pun mudah dan menyenangkan. Bener ya kata orang tak kenal maka tak sayang, sejujurnya gue gak kenal sama ajaran islam lebih tepatnya ga ada yang ngenalin, bokap nyokap????? Gue lupa kalo mereka ada dimana, kalo ga di jepang ya di ausie ato jangan2 lg ada kerjaan di India. Yang pernah ngajarin gw ngaji dan dikit2 ngajarin gue tentang islam itu bi dina, tapi bi dina meninggal pas umur gue 10 tahun

Setelah selesai baca buku gue telp rama (abis nelp kakanya ga berani gue, mendingan gue di suruh ikutan fear factor deh dari pada di suruh nelp andini hehehe) pas rama tanya gue mau pa nelp dia, gue bilang ja gue butuh bantuan dia buat ngutak-ngatik mobil gue. Dan satu jam kemudian si rama datang ke rumah, kita mulai deh ngobrolin masalah mobil, rama seneng sama honda stream gue, dia buka kap mesin stream gue trus dia manguut manggut sendiri trus dia masuk ke mobil itu terus dia nyalain mesinnya dia utak-atik mp3nya sampe bener lagi. Setelah selesai ngutak-ngatik mobil akhirnya kita mutusin buat muter2 kota bogor pake stream gue, kita makan di salah satu restoran padang dan setelah itu kita berencana pergi ke toko buku TISERA, tapi keburu adzan ashar akhirnya kita memutuskan buat shalat dulu di salah satu masjid yang kita temuin di pinggir jalan (yes berjama’ah lg, kata buku yang di kasih sama andini shalat berjama’ah itu 27 derajat lebih tinggi nilanya di banding shalat sendiri), setelah gue sama rama selesai shalat berjama’ah kita pun mampir ke toko buku nah pas lagi asyik2nya milih2 buku tiba2 tania datang, pake bajunya, kontras banget sama andini (lho kok di bandingin sama andini lg c??) gue kaget banget liat tania ada di toko buku, tapi ada yang aneh sama gue deh, kok gue jijik ya ngeliat tania??? Whatz wrong with me?? Tania pun berjalan mendekat ke arah gue dan uda siap buat cipika cipiki ke gue upzzzzzzzzzz enak ja gue mundur aja stu langkah ke belakang sambil bilang maaf, tania absolutely shock liat gue kaya gitu (tapi sumpah gue jijik) lalu setelah pamit sama Tania gue pun cabut sama rama stelah gue bayar beberapa buku yang emang udah gue niat pengen gue beli.

Gue liat rama cukup shock sama apa yang udah dia liat barusan , lalu tanpa dia tanya gue pun cerita siapa Tania sebenarnya, itu sekaligus menceritakan diri gue sebenarnya dan ap yang terjadi sama gue setelah kejadian gue nabrak andini (gue ga cerita bagian kalo sejak kejadian itu suka kebayang2 andini terus)

SABTU

Ke Target Bilyard?? Kok gue ga mood ya, mendingan gue baca buku yang kmaren gue beli. Lho kok buku si rama ketinggalan di kamar gue, tapi di atas buku itu gue liat ada suratnya, gue baca tuh surat dan ternyata surat itu emang buat gue,

Untuk : AA

Buku ini buat ganti majalah otomotif yang aa kasih buat rama, semoga bermanfaat.

Rama

Gue lihat judul buku itu GAUL ala ISLAM, dan tanpa basa-basi gue lahap buku itu sampai habis hehe,dan setelah tamat membaca buku itu gue baru tau bagaimana cara berprilaku yang baik dan benar, bagaimana cara bersikap yang baik terhadap orang tua, teman dan lawan jenis, sumpah gue salut banget sama islam eh lebih tepatnya gue bangga deh sama islam, gue bangga jadi seorang penganut ajaran ini, Islam itu agama yang keren, eh ternyata andini tu bukan ga seneng liat gue kalo ngobrol sama dia tapi dia menjaga pandangannya namanya gudhul bashor (haduh ni cewek keren banget dah), eh ada tulisan di belakang buku nya yang rama tulis sendiri “Welcome back to the greatfull way aa”. Setelah gue selesai baca buku itu gue langsung sms rama gue bilang makasih buat bukunya, ga lama kemudian hp ku bunyi dan ternyata itu sms balasan dari rama

“sama2 a, besok ada pengajian buat ikhwan di mesjid deket rumah rama, kalo aa ga sibuk, aa bisa datang sama rama, oh iya a dapet salam dari ibu sama bapakJ”

Wah ini anak tau aja kalo gue lagi penasaran banget sama islam, gue pun bilang pasti datang besok

Tania datang ke rumah dengan baju yang masih ga kalah hot dari hari kemaren,dan dia kaget ngeliat begitu banyak buku islam berserakan disana, dia ngajak gue pergi malem ini tapi beneran deh gue gak minat sama sekali dan gak ada alasan buat gue buat ikut sama Tania, dan Tania ngambek sama gue (tu cewek hobynya jangan2 emang ngambek kali ya) apalagi pas diajak ngobrol gue malah nunduk dan gak bikin eye contact sama dia, padahal gue kan lagi praktekin gudhul bashor hehe, akhirnya dengan sedikit memaksa gue nyuruh Tania pulang (lebih tepatnya ngusir), untungnya dia mau pergi kalo ga tadinya uda gue mau panggil satpam.

MINGGU

Koko putih sama jeans belel??? Matching2 aja malah gue keliatan lebih oke hehehe, ga ada jadwal males2an di kamus gue, jd otomatis jadwal tidur gue uda gue coret hari ini, berangkat pagi2 dengan refleks gue menuju Honda stream gue meluncur menuju rumah si rama, gak boleh ngebut harus hati2, dan gue pun nyampe ke rumah rama, dan ternyata mesjidnya pun terletak ga terlalu jauh dari rumahnya rama, gue sama rama pun pamit sama ibu, bapak dan andini (gak ketemu 2 hari aja nih cewek kok keliatan makin cakep aja ya??hehe) upz lupa gudhul basor hahaha dasar amatir.

Seusai pengajian kok ada sesuatu yang bergetar di hati gue, Ya rabb inikah nikmatnya berjalan menujuMu??? Ya rabb dosa gue banyak banget, gue bener2 taubat, gue pengen dapet RidhoMu ya rabb. Munafik banget gue kalo pengen ke syurga kalo Cuma gara2 bidadari, mulai saat ini, detik ini gue tobat, beneran, suer, sumpah, gak keras air mata gue ngalir, penjelasan ustadz Prasetyo jelas dan ngena banget di hati gue, mesjid Assu’ada ini jadi saksi kalo mulai detik ini gue bukanlah gue yang dulu. Gue sedikit kaget ketika rama mendekat ke gue dan ngajak buat shalat jama’ah, shalat dzuhur kali ini unforgetable moment deh, ini jadi titik balik gue, jadi awal perubahan hidup gue, gue akhirin shalat dzuhur kali ini dengan sau do’a yang baru gue hafal “Allahumma inni asaluka ridhoka wal jannah wanu;udzubika min sakhotika wannar wa asaluka min husnil khotimah wana’udzubika min suuil khotimah amiennnnnnnnnn”. Setelah pengajian ini selesai gue nemuin usadz prasetyo sebentar dan menanyakan jadwal pengajian2 nya, gue pun tulis jadwal itu di black barry gue

Senin : kajian islam di mesjid agung bogor

Selasa: bedah buku la tahzan

Rabu : Pengajian rutin di mejid at-taibin

Kamis : bakti social dipanti asuhan Al-aitam

Jum’at : libur hehehe

Sabtu : Silaturrahmi dengan kumpulan mahasiswa islam

Minggu : Pengajian rutin di mesjid Assu’ada

Gue tersenyum liat jadwal gue yang baru, sebelum ngajak rama pulang gue sempetin pergi ke ATM buat nguras satu ATM gue dan gue kasih ke ustadz Prasetyo buat sedikit nambah2 bakti social dipanti al-aitam nanti kamis dan sumbangan untuk pembangunan mesjid assu’ada (padahal tu duit tadinya buat ngecet ulang jazz gue sama bayar bill kartu kredit gue) lalu gue pun ngajak rama pulang, dan setelah gue nganter rama pulang (pake acara makan-makan dulu, tapi baru kali ini gue malu ngeliat andini, minder deh L), gue pun pulang memacu stream gue ke arah perumahan Rancamaya, jalanan lengang banget, gue juga ga ngebut di stream gue trcinta ini mengelun lagu bila tibanya Opick “bila waktu kan meanggil teman sejati adalah amal..” dih nyesel deh kenapa tadi ga ngasih semua duit gue aja buat gue sumbangin batin gue.

Saat akan melalui perempatan ciawi menuju arah sukabumi tiba2 satu mobil mini buss kijang Krista mlesat cepat dari arah puncak menuju tajur, sedangkan posisi streamku berada tepat di belokah tajur menju arah sukabumi dan braaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak

Radar bogor headline news

“ terjadi tabrakan di arah sekitar perempatan ciawi satu Honda stream black dan mobil mini bus Krista tabrakan, tidak ada korban selamat dalam kecelakaan naas ini, sedangkan pengebab kecelakaan kali ini dikarenakan pengemudi mobil kijang menyetir dalam keadaan mabuk”

Keyz, 4 september 2009